General Anesthesia

Anestesi umum merupakan salah satu jenis anestesi yang digunakan terutama untuk operasi-operasi besar. Anestesi umum diberikan kepada pasien agar mereka kehilangan kesadaran dan tidak merasakan sakit sama sekali selama prosedur operasi berlangsung.

Anestesi umum dianggap cukup aman untuk sebagian besar pasien. Namun pada kelompok tertentu, seperti lansia, anak- anak, atau pasien yang kondisinya sangat buruk, pemberian anestesi jenis ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya. Pemilihan dan pemberian anestesi akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien, prosedur medis yang akan dijalani, dan lamanya prosedur yang akan dilakukan.

Anestesi ini bisa diberikan melalui dua cara, yaitu melalui gas untuk dihirup (inhalasi) dan obat yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah (intravena). Obat yang diberikan dalam anestesi umum akan menghambat sinyal saraf dalam tubuh dan otak. Hal ini akan membantu otak dalam mengenali rasa sakit serta membuat pasien tidak mengingat apapun selama proses operasi. Selain itu, anestesi umum juga bertujuan untuk menghilangkan refleks motorik dan membuat otot-otot menjadi lebih rileks agar memudahkan proses operasi.

PENGGUNAAN ANESTSI UMUM

Anestesi umum akan diberikan dalam beberapa situasi yaitu:

  • Proses operasi yang memakan waktu lama
  • Operasi dilakukan pada sebagian besar anggota tubuh
  • Ada resiko kehilangan darah dalam jumlah besar
  • Melibatkan organ-organ penting dalam tubuh misalnya jantung
  • Bila pasien akan terpapar suhu dingin
  • Mempengaruhi pernapasan, misalnya saat dilakukan operasi di daerah dada

EFEK SAMPING ANESTESI UMUM

Ada beberapa efek samping yang mungkin dirasakan oleh pasien setelah tersadar :

  • Rasa mual dan muntah
  • Pusing
  • Kedinginan dan menggigil
  • Kesulitan untuk buang air kecil
  • Rasa sakit pada tenggorokan akibat penggunaan tabung selama proses operasi
  • Mulut terasa kering
  • Gatal-gatal
  • Beberapa pasien merasa kebingungan dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari dan akan hilang dengan sendirinya
  • Kehilangan ingatan. Hal ini lebih sering terjadi pada pasien lanjut usia terutama mereka yang menderita Alzheimer dan Parkinson

RESIKO ANESTESI UMUM

Resiko terjadinya komplikasi akibat anestesi itu sendiri bisa menjadi besar bila pasien:

  • Merokok
  • Mengalami masalah kegemukan
  • Menderita diabetes
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki kondisi yang disebut obstructive sleep apnea, yaitu sebuah kondisi dimana sang individu akan berhenti bernapas saat sedang tidur
  • Memiliki masalah kesehatan lain misalnya pada jantung dan ginjal
  • Memiliki sejarah alergi terhadap obat-obatan, terutama obat-obatan yang dipergunakan dalam anestesi umum
  • Sedang mengkonsumsi obat-obatan seperti aspirin yang meningkatkan resiko pendarahan
  • Mengalami masalah ketergantungan minuman keras
  • Para lanjut usia

Sumber :

https://www.alodokter.com/kenali-macam-macam-anestesi-dan-efek-sampingnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s